Dalam surat al-Ahzab ayat 41 Allah berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا
“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah kepada Allah sebanyak-banyaknya.”Di sini Allah memerintahkan kita untuk berdzikir sebanyak-banyaknya. Orang yang banyak berdzikir berarti memiliki hati yang hidup. Dia selalu sadar akan keadaannya sebagai seorang hamba yang fakir dan butuh kepada Allah serta hatinya dipenuhi dengan pengagungan dan pujian terhadap Allah. Perumpaan orang yang berdzikir dan yang tidak berdzikir adalah seperti orang yang hidup dan orang yang mati.
Namun barangkali kita belum menyadari apa sajakah manfaat dzikir bagi pelakunya? Ibnul Qayyim al-Jauziyyah telah menyebutkan banyak manfaat dan faidah dzikir yang bisa menambah motivasi kepada kita untuk banyak berdzikir. Faidah dzikir banyak sekali, bisa mencapai seratus lebih. Sebagian di antaranya:
Salah
satu hal yang sering diingatkan oleh ayah saya ketika mendapatkan
musibah atau melakukan kesalahan adalah beristighfar. Bahkan hanya
mendapatkan musibah atau kesalahan yang kelihatan sepele sekalipun,
seperti lupa sesuatu atau salah ucap, maka ayah mengingatkan saya untuk
beristighfar dan meminta ampun kepada Allah. Bisa jadi itu semua terjadi
diakibatkan dosa-dosa yang pernah saya lakukan. Sungguh sebuah nasihat
yang sederhana namun berharga. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
yang ma’sum saja dalam sehari beristighfar paling tidak 100 kali. Salah
satu 